Langsung ke konten utama

Aku Tersesat. Dan Itu Bagus. Ini Alasannya Kenapa...

TERSESAT ADALAH HAL YANG BAIK.

Aku baru aja menonton sebuah video yang membuatku berpikir. Seketika menghentikan semua pekerjaan yang sedang aku lakukan malam ini.
Video ini muncul di halaman pertama, paling atas, ketika aku mengetik kata 'Feeling Lost' pada kolom pencarian Youtube.

JADI INI CERITA TENTANG....

Video yang barusan aku tonton adalah pengingat untuk aku saat ini. Sesuatu yang aku butuhkan.
Sebagai orang yang sering merasa seperti hilang arah, nggak tahu langkah selanjutnya, aku bener-bener kena banget sama pesan di video ini. Jadi, daripada ngeliat keadaan “tesesat” sebagai masalah yang harus dipecahkan, Scott mengatakan bahwa hal itu adalah bagian alami dari perjalanan buat tumbuh dan nemuin jati diri.

Nah, yang bikin aku mikir adalah ide bahwa merasa bingung artinya kita lagi dalam transisi, lagi nyari, dan terbuka buat kemungkinan baru. Jadi, bukan tanda gagal, tapi malah nunjukin kalau kita punya tujuan, ambisi, dan kepengen lebih. Di dunia yang serba cepet dan fokus pada pencapaian, kita sering merasa tertinggal kalau nggak punya rencana yang jelas. Tapi video ini ngingetin aku kalau kadang-kadang kita butuh melambat, istirahat, dan biarin aja semuanya berjalan.

Salah satu nasihat yang paling membantu adalah jangan salah sangka gerakan dengan kemajuan. Gampang banget terus ngejar-ngejar, ngecek daftar tugas, dan maksa perubahan. Tapi pembicara bilang penting juga buat berhenti sejenak, ngoreksi arah, dan percayai prosesnya. Ini banget buat aku, soalnya aku sering kejebak di kesibukan palsu yang nggak bawa pertumbuhan beneran.

Jadi, video ini mengajak kita buat hadapi masa ketidakpastian dengan rasa penasaran dan semangat petualangan. Daripada panik sama yang nggak jelas, kita bisa lihat ini sebagai kesempatan buat nemuin jati diri. Meskipun rasanya nggak enak, tapi kalau kita sabar dan kasih diri kita waktu, mungkin ada hal lebih besar yang bakal muncul.

Aku jadi inget pentingnya punya keyakinan - yakin aja kalau meskipun jalur ke depan belum jelas, pasti ada kemungkinan baru yang menunggu. Nggak selalu gampang duduk dengan perasaan bingung, tapi video ini bikin aku pengen coba. Aku bakal bikin lebih banyak ruang buat istirahat, merenung, dan percaya kalau aku berada di tempat yang pas, meskipun belum bisa lihat gambaran keseluruhannya. 

Untuk kamu yang ingin melihat videonya, bisa klik disini untuk tonton

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan di Penghujung Kelima

 A mind is like a browser. 57 tabs open. 5 of them are frozen. And I have no idea where the music is coming from. Aku Marah. Bukan ke Dunia. Tapi ke Diriku Sendiri. Akhir-akhir ini aku capek. Capek banget. Bukan karena kerjaan yang terlalu banyak. Tapi karena aku gak pernah benar-benar fokus. Semua terasa setengah-setengah. Semua terasa kabur. Setiap hari aku duduk depan laptop, niatnya kerja. Tapi yang kulakukan malah buka tab satu ke tab lain. Dari WhatsApp ke YouTube. Dari Instagram ke TikTok. Dari niat ngerjain ke... malah rebahan. Dan ini bukan cuma soal “malas”. Ini lebih dalam dari itu. Jadi ini cerita tentang aku yang bingung. Aku yang frustrasi. dan aku yang kesel. Jangan baca tulisan ini kalau energimu tinggal dikit atau kondisi hatimu sedang gak stabil. Jadi...setiap kali mau mulai sesuatu, otakku kayak ditarik ke segala arah. Gak bisa diam. Gak bisa fokus. Ada aja yang mengalihkan perhatian. Notifikasi, pikiran gak penting, rasa takut ketinggalan, rasa bersalah gak prod...

Pikirkan; Apa Hal Yang Benar-Benar Berharga Jika Semua Diambil Darimu?

Hula.... kita sudah di pertengahan tahun 2024. Bagaimana dengan Goalsmu? Apakah kamu masih ingat resolusi tahun 2024-mu? Sudah berapa banyak tujuan yang tercapai hingga hari ini? 1? 2? 4? atau malah NOL BESAR?  Dan hayoo jujur, kapan nih terakhir kali kamu membuka rencana dan resolusi 2024 yang udah kamu susun di awal tahun kemarin?  Menurut survei dari University of Scranton, hanya 8% orang yang berhasil mencapai resolusi yang mereka tetapkan. Artinya, ada 92% orang yang gagal. Jadi, ketika kamu gagal mencapai tujuanmu, kamu tidak sendirian, ada 92% lainnya bersamamu. Jangan sedih. LOL. JADI INI CERITA TENTANG... Pengalamanku yang gagal menentukan apa yang benar-benar penting untuk hidup. Sebelum menuliskan reolusi tahun ini, aku udah baca buku dan nonton puluhan video di Youtube tentang bagaimana membuat Goals yang 'benar'. Aku catat poin pentingnya. Aku sesuaikan dengan kebiasaan dan kebutuhanku. Dan mulai aku rumuskan satu per satu. Ada 8 areal hidup di tahun ini yang jadi...

CHATGPT DAN TOOLS AI LAINNYA ITU SAMPAH KALAU KAMU GAK TAU CARA PAKAINYA YANG BENAR

AI will not replace jobs, but it will change nature of work - Kai-Fu Lee   Sebagai seorang Social Media Manager, menjaga konsistensi tone of voice brand di setiap konten adalah hal yang krusial. Namun, ketika menggunakan  beragam tools AI kayak Chatgpt, Claude atau bahkan Deepseek untuk membantu pembuatan konten, sering kali hasil awalnya belum sesuai ekspektasi.  Terus...apakah ini berarti tools AI itu tidak bisa digunakan? Tentu tidak! Justru, dengan pelatihan yang tepat, beragam tools AI itu bisa menjadi alat yang sangat powerful untuk mempercepat dan menyempurnakan proses pembuatan konten. Jadi ini cerita tentang gimana caranya memaksimalkan prompting dalam pembuatan konten. 1. Jangan Langsung Menyerah! Tools AI Perlu Dilatih. Bayangkan kamu baru membeli lemari dari Ikea. Setelah berjam-jam mencoba merakitnya, ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Apakah kamu langsung membuangnya? Enggak, kan? Kamu akan mencoba memahami instruksinya lagi, mencari tahu di mana kesala...